Kenali Lebih Dalam si Money Lover! - Jasa Pembuatan Website, Aplikasi, Android, Sistem Informasi, Hardware, Jaringan, Digital Marketing, Semarang

BLOG


Pencatatan keuangan adalah hal paling penting dan mendasar dalam pengelolaan keuangan. Dengan melakukan pencatatan keuangan, kita bisa tahu kemana larinya uang kita, telah dibelanjakan untuk apa saja, apakah belanja itu penting (sesuai kebutuhan) atau tidak penting (memenuhi keinginan saja), kemudian bisa mengatur strategi agar pengeluaran tidak melebihi pemasukan sehingga kondisi keuangan menjadi sehat.

Nah, di zaman yang canggih ini, kita bisa mencatat keuangan melakukan perangkat elektronik, termasuk lewat smartphone, dan Money Lover adalah salah satu aplikasi pencatatan keuangan yang cukup populer. Di Google Play, aplikasi ini didownload paling banyak kedua setelah AndroMoney, dan merupakan aplikasi pencatat keuangan pertama yang meraih predikat “Google Editor’s Choice” dan merupakan nominasi 5 aplikasi terbaik di Google Play pada event Google I/O tahun 2017.

Di Indonesia sendiri aplikasi ini sempat ramai dibahas beberapa blogger dan vlogger pertengahan tahun lalu (silahkan google sendiri reviewnya), sedang saya  pertama kali menggunakannya pada November 2016 dan berlanjut sampai Maret 2017. Walau waktu penggunaan aplikasi ini terbilang singkat (cuma 4 bulan) tapi saya yakin bahwa ulasan saya kali ini cukup mendalam dan masih relevan hingga artikel ini diterbitkan. Silahkan disimak.

Money Lover Itu Apa?

Money Lover adalah aplikasi pencatat keuangan yang sifatnya multi platform, artinya aplikasi ini tersedia di berbagai perangkat, mulai dari smartphone berbasis Android dan iOS, komputer berbasis Windows, hingga tersedia dalam aplikasi web.

Sama seperti aplikasi pencatat keuangan pada umumnya, Money Lover mencatat data pemasukan dan pengeluaran sesuai dengan akun keuangan (misalnya dompet atau akun akun bank) kemudian mengategorikan tiap pemasukan dan pengeluaran tersebut (apakah untuk belanja makanan atau iuran bulanan). Dengan konsep ini, maka kita bisa mengetahui kondisi keuangan untuk tiap akun keuangan dan menentukan budget sehingga keuangan menjadi lebih sehat.


Mengapa pakai Money Lover?

Zaman sekarang, smartphone bisa melakukan banyak hal, dan salah satu kelebihan smartphone adalah sifatnya yang mobile alias mudah dibawa kemana-mana. Dengan memiliki aplikasi pencatat keuangan di smartphone maka pencatatan keuangan bisa dilakukan dengan mudah dan di mana saja.

Dibandingkan dengan mencatat keuangan secara manual di buku, tentunya memakai aplikasi seperti Money Lover akan jauh lebih efektif. Dengan aplikasi maka kita tinggal memasukkan data apa item yang kita beli, berapa harganya, kemudian masuk dalam ketegori apa, data lain seperti foto dan lokasi transaksi bisa ditambahkan agar lebih lengkap, sisanya biar aplikasi yang menghitung berapa sisa dana yang masih kita miliki, berapa banyak dana yang dihabiskan untuk belanja kategori tertentu, berapa alokasi dana yang masih tersisa sesuai budget, dll. Jadi antara pakai aplikasi dibanding mencatat secara manual lewat buku, jauh lebih mudah dan nyaman pakai aplikasi lah.

Sebelum saya memutuskan untuk menggunakan Money Lover, sebelumnya saya telah mencoba beberapa aplikasi sejenis yang tersedia di Play Store, dan dari hasil perbandingan tersebut, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan aplikasi Money Lover.

Kelebihan Money Lover

Tampilannya Bagus

Tampilan alias user interface Money Lover bisa dibilang salah satu yang paling baik, mungkin terbaik kedua setelah Wallet. Beberapa orang tidak menyukai warnanya yang dominan hijau, tapi dari segi menu yang rapi dan tersusun secara logis sehingga mudah digunakan, hingga pilihan icon yang beragam dan cantik membuat Money Lover asik untuk dilihat sehingga mengundang mata untuk terus menggunakannya.

Berbagi Akun

Salah satu fitur unggulan di Money Lover yang jarang dijumpai di aplikasi lain adalah fitur berbagi akun (sharing account) dimana dengan fitur ini kita membagikan akun keuangan kepada orang lain sehingga bisa mengelolanya bersama-sama. Fitur ini akan sangat berguna bagi orang yang sudah berkeluarga, dimana suami dan istri bisa sama-sama mencatat dan memantau satu akun keuangan.

Multi Platform dan Bisa Sinkronasi Antar Perangkat

Sebagai aplikasi multi platform yang bisa dibuka di berbagai perangkat, maka Money Lover menyediakan fitur sinkronasi, dimana Money Lover memiliki server sendiri dimana semua data keuangan kita disimpan di server tersebut.

Bagi yang memiliki banyak perangkat, hal ini akan sangat membantu, karena dengan sinkronasi maka bisa dipastikan data keuangan di satu perangkat akan sama dengan data di perangkat lain. Proses pencatatan tidak akan hanya mengandalkan satu perangkat, smartphone kehabisan baterai maka pencatatan keuangan bisa dilanjutkan di tablet atau komputer, atau bahkan jika tidak punya aplikasinya pun Money Lover masih bisa dibuka via aplikasinya webnya.

Aplikasi Money Lover tersedia dalam dalam berbagai sistem operasi dan bisa dibuka di banyak perangkat.

Bisa Sinkronasi Dengan Akun Bank

Money Lover bisa terkoneksi dengan akun bank sehingga data mengenal penarikan, transfer, dan saldo bisa dilihat melalui aplikasi ini. Bagi yang suka berbelanja dengan menggunakan akun bank via debet, maka fitur ini akan sangat bermanfaat. Kita tidak akan perlu bingung lagi uang di bank larinya kemana, berapa saldonya, dan semua itu bisa dilakukan tanpa harus membuka situs internet banking yang ribet itu.

Sementara Money Lover hanya bisa melakukan sinkronasi untuk 2 bank besar di Indonesia, yaitu Mandiri dan BCA, dan sayangnya untuk mendapat fitur ini kita harus berlangganan, dan biaya langganannya tidak bisa terbilang murah. Lebih murah dibanding aplikasi lain seperti Wallet, tapi bagi saya yang proletar ngehek ini, rasanya belum sudi berlangganan dengan harga tersebut, toh jarang juga berbelanja pakai akun bank.

Hasil Ekpor Filenya Bagus

Bagi pengguna premium, Money Lover menyediakan add on atau aplikasi tambahan agar pengguna bisa melakukan ekpor file sehingga catatan keuangan di Money Lover bisa disimpan dalam format CSV atau XLS kemudian bisa dibuka di aplikasi lain seperti Microsoft Excel.

Untuk hasil ekspornya, Money Lover melakukannya dengan apik, terutama ekspor file dalam format XLS. Kolomnya tertata rapi, mudah dibaca, hanya saja beberapa data seperti lokasi belanja tidak bisa diekspor. Wajar, karena pencatatan lokasi berdasarkan data lokasi tempat di Google Maps, bukan berdasarkan data latitude dan longitude.

Bisa Menentukan Budget Untuk Event

Bayangkan jika kita akan melakukan perjalanan untuk liburan, atau punya hajatan pernikahan, maka biasanya kita akan menentukan berapa uang maksimal yang bisa dihabiskan untuk kegiatan tersebut. Nah, di Money Lover, hal tersebut bisa dilakukan, tinggal buat event yang mau dilakukan dan tentukan budgetnya. Nantinya, budget untuk event ini akan terpisah dengan budget untuk kategori.

Harganya Murah

Ketika saya memutuskan untuk membeli aplikasi Money Lover versi premium, saya merasa bahwa harga aplikasi versi premiumnya tergolong murah dan itupun adalah biaya pembelian untuk sekali saja (one time purchase), jadi cukup dengan sekali bayar saya sudah bisa mendapatkan aplikasi Money Lover untuk selamanya. Pada pertengahan 2017, kebijakan ini diubah, aplikasi yang semestinya bisa saya pakai selamanya kini dianggap sebagai aplikasi berlangganan, hanya saya saya dianggap berlangganan selama 100 tahun. Well gak masalah sih, saya gak mungkin hidup sampai 100 tahun ke depan kan.

Untuk aplikasi yang menyediakan fitur sinkronasi antar perangkat secara real time, maka semestinya model pembayarannya memang berlangganan, bukan one time purchasing, hal ini karena mereka membutuhkan server untuk melakukan sinkronasi, sementara biaya untuk server itu dibayar per bulan, bukan sekali bayar. Mungkin developernya gak mau jika aplikasi premiumnya diturunkan ke anak cucu pelanggan, makanya akun premiumnya dibatasi sampai 100 tahun. Haha.. Maklum, aplikasi buatan Vietnam, mereka tahu liciknya orang Asia Tenggara itu seperti apa.

Kekurangan Money Lover

Sinkronasinya Tidak Lancar

Money Lover memang aplikasi multi platform yang menyediakan fitur sinkronasi, tapi sayang sinkronasinya tidak reliabel, alias kadang bisa, kadang macet, kadang tidak bisa sama sekali. Maklum, aplikasi murah, versi premium bayarnya sekali seumur hidup, pendapatan dari user gratisan cuma mengandalkan iklan, sementara biaya server untuk sinkronasi yang baik itu tidak murah.

Bagi saya yang cuma mengandalkan input data via smartphone, hal ini tidak masalah, tapi bagi yang suka mencatat di beberapa perangkat, mungkin akan dibuat kesal. Karena data di satu perangkat bisa tidak sama dengan perangkat lain. Tadi sudah mencatat belanja via smartphone, baru buka komputer ternyata data belanja yang tadi belum muncul.

Transaksi Berulang Tidak Tersinkronasi

Transaksi berulang berguna agar kita tidak perlu melakukan input data berkali-kali untuk transaksi yang sifatnya rutin, misalnya pendapatan bulanan (gaji), belanja langganan internet, iuran keanggotaan organisasi, pajak, dll. Akan lebih efisien jika kita hanya membuat satu transaksi, kemudian mengatur transaksi itu diulang untuk tiap kurun waktu tertentu, apakah setiap bulan, setiap tahun, dsb.

Money Lover menyediakan fitur transaksi berulang, sayangnya Money Lover belum bisa menyinkronasikan transaksi berulang ini. Jadi di perangkat satu ada data transaksi berulang, di perangkat lain data tersebut tidak ada. Jika dibuat dobel, nanti ketika sudah mencapai waktu transaksi, data transaksi yang terinput akan dobel juga. Jadi sebaiknya transaksi berulang memang hanya bisa dilakukan di satu perangkat.

Tidak Ada Fitur Impor dan Backup Manual

Money Lover hanya menyediakan fitur ekspor file, namun tidak menyediakan fitur impor. Ini artinya, pengguna aplikasi lain tidak bisa memasukkan data transaksi mereka di aplikasi sebelumnya ke aplikasi Money Lover, begitu pula bagi pengguna akun bank yang mendownload data transaksi dalam format CSV via internet banking tidak akan bisa memindahkan data transaksinya. Semua data transaksi harus diinput secara manual.

Selain tidak ada fitur impor, Money Lover juga tidak menyediakan fitur backup file. Satu-satunya andalan penyimpanan data hanya data yang ada di cloud (server mereka). Sebelumnya fitur ini sempat ada, namun kemudian dihilangkan dengan alasan fitur backup ini menghambat proses sinkronasi data. Walau kenyataannya sikronasi masih sering macet pasca fitur ini dihilangkan.

Bagi anda yang mementingkan keamanan data, takut data transaksinya hilang, maka ini bisa menjadi masalah besar. Bayangkan jika anda telah mencatat puluhan transaksi, kemudian transaksi itu tidak tercatat di server karena proses sinkronasi yang gagal, tapi kemudian smartphone anda rusak, maka hilang pula lah data-data transaksi tersebut.

Tiap akun keuangan punya kategori yang terpisah

Di Money Lover, tiap akun (misalnya dompet dan akun bank) memiliki kategori tersendiri dan terpisah, ini artinya jika kita berbelanja untuk kategori makanan dengan uang di dompet kemudian berbelanja makanan lagi dengan akun di bank, maka Money Lover menganggap kedua transaksi tersebut sebagai kategori yang terpisah, bukan dalam kategori yang sama (makanan).

Contoh kasus misalnya, saya biasa membeli pulsa telepon prabayar di konter dengan uang di dompet, tapi kalau malas keluar rumah saya biasanya memilih membeli via SMS Banking. Ketika mencatat menggunakan Money Lover ternyata keduanya dianggap sebagai kategori belanja yang berbeda, padahal nama kategori di akun dompet dan akun bank sudah sama.

Sebelum mengetahui kekurangan Money Lover ini, awalnya saya sudah curiga, karena ketika saya menambahkan kategori tertentu di satu akun, ternyata di akun lain kategori itu tidak muncul. Alhasil untuk melakukan setup awal, saya harus membuat kategori yang saya berkali-kali untuk tiap akun. Di review Money Lover juga banyak yang meminta agar kategori di buat secara global saja. Ternyata oh ternyata, cara kerja Money Lover memang begini.

Bagi saya, ini merupakan kekurangan Money Lover yang paling fatal dan tidak bisa ditolerir, karena jika sistemnya seperti ini maka percuma kita menentukan budget untuk kategori, karena budget kategori untuk tiap akun juga dibuat terpisah. Secara akuntansi juga sistem ini tidak logis. Belanja dalam kategori saya mestinya dianggap kategori yang saya juga, tidak peduli uangnya diambil dari mana.

Beberapa kali permintaan mengenal kategori global saya lihat di review Google Play, di awal tahun 2017 pihak Money Lover mengatakan bahwa mereka sedang mendesain agar kategori bisa dibuat global, dan ternyata selama berbulan-bulan hal tersebut belum terealisasi. Belakangan saya baca jawaban mereka semakin tidak jelas, bahkan terkesan memastikan bahwa fitur ini tidak mungkin bisa diimplementasikan. Dugaan saya, kategori di Money Lover tidak bisa dibuat global karena nantinya akan bentrok dengan fitur “berbagi akun”. Ya, akhirnya pupus sudah harapan saya akan aplikasi ini.

Karena budgeting adalah konsep paling penting dalam pencatatan keuangan saya, maka dengan adanya sistem seperti ini, Money Lover praktis hampir tidak berguna bagi saya. Money Lover hanya bisa mencatat, bukan membantu mengatur dan mengelola keuangan saya agar lebih sehat. Kelemahan ini lah yang membuat saya kemudian mantap memutuskan untuk beralih ke aplikasi lain sekalipun saya sudah membeli Money Lover versi premium.

Kesimpulan

Money Lover memiliki banyak fitur yang tidak bisa ditemui di aplikasi lain. Beberapa fitur seperti sharing akun sangat berguna untuk pengelolaan keuangan dalam keluarga, dan event budgeting sangat berguna bagi mereka yang sering jalan-jalan atau memiliki hajatan. Sayangnya, aplikasi Money Lover tidak reliabel, sinkronasi seringkali gagal sehingga praktis aplikasi ini tidak bisa berfungsi baik jika digunakan di banyak perangkat, selain itu sistem kategori yang terpisah untuk tiap akun tidak sesuai dengan prinsip atau standar akuntansi akan membuat pengelolaan keuangan menjadi sulit terutama jika sering berbelanja dengan lebih dari satu akun.

Karena bagi saya reliabilitas, keamanan, dan kesesuaian dengan standar akuntansi adalah hal yang sangat dasar dan penting, maka sekian banyak fitur yang ditawarkan Money Lover menjadi tidak ada artinya. Dari skala 1-10, saya memberi skor 4 untuk Money Lover.

Singkat kaya, saya tidak merekomendasikan aplikasi ini pada anda. Sekadar mencoba tidak masalah, tapi jika anda mau serius mengelola keuangan dengan aplikasi, maka sebaiknya jangan gunakan Money Lover, aplikasi lain seperti AndroMoney dan Blucoins bisa menjadi alternatif yang lebih baik.

VISIT US

Kantor Pusat
  • Jalan Stonen Timur No. 7A, Rt 7, Rw IX, Bendan Ngisor, Gajah Mungkur, Semarang.
  • +62 812-3432-7869
  • 0857-4774-7725 & 0857-4032-2375
  • info@sevenmediatech.com
Kantor Pekalongan
  • Ruko Fotocopy Rumah Kertas (Depan Kampus Stikes 2), Puri Utara 1C No. 12, Perum Puri Kedungwuni.
  • 0857-4250-9672

OUR SOCIAL

NEWSLETTER