Google-Mengumumkan-Penutupan-Google

Google Mengumumkan Penutupan Google+

Setelah Path yang memutuskan untuk menutup bisnisnya, Google pun ternyata mengikuti jejak Path untuk menutup salah satu bisnisnya. Yes, Google akhirnya memutuskan untuk menutup Google+ setelah terjadi bug yang menyebabkan kebocoran 500.00 data pribadi penggunanya. Kebocoran ini mengakibatkan pengguna menghubungkan akun Google+ nya dengan aplikasi lain, sehingga informasi pengguna dapat diakses oleh aplikasi terkait. Dari data yang ada, Google mengumumkan bahwa setidaknya ada 438 aplikasi seperti games dan kuis online yang dapat mengakses.

Insiden ini sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2015 hingga Maret 2018 lalu. Namun, Google baru menumumkannya pada Senin (8/09) waktu setempat melalui blog resminya. Google tetap diam selama berbulan-bulan karena takut bahwa bug tersebut akan menarik perhatian politikus dan pembuat regulasi. Selain itu, Google juga ingin mengumumkan insiden ini ketika manajemen telah membuat keputusan yang bulat. Yep, apalagi kalau bukan menutup Google+ untuk selamanya.

Alasan keamanan ini agaknya bukan alasan utama, tetapi juga karena adanya kesadaran bahwa layanan tersebut tak memenuhi ekspektasi. Sebanyak 90 persen pengguna Google+ membuka akun mereka kurang dari lima detik.

Versi konsumen dari Google+ ini, diakui oleh Google, memiliki tingkat penggunaan dan engagement yang sedikit. Namun, versi bisnis dari Google+ akan tetap berjalan. Karena menurut Google, aplikasi ini lebih cocok digunakan untuk bisnis ketimbang perseorangan.

Dan oh, kedepan Google akan meluncurkan Google+ Enterprise terbaru untuk para pebisnis. Let’s wait and see!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *